Tuhanku, aku tak pernah
memaksakan kamu untuk menyatukan kami seperti aku juga yang tak memaksa kamu
menghadirkan rasa cinta ini diantara kami.
Pertama mengenalnya, tak
sedikitpun ada niat di hati untuk menjadikan hubungan ini menjadi sesuatu yang
lebih dari sekedar pertemanan. Namun semua berubah kita dia selalu memberikann
rasa nyaman di hati, dan sekedar mengingatnya saja hati ini sudah deg-deg an
tak karuan. Aku belum percaya ini cinta. Tapi aku mulai percaya ini cinta
ketika tidak ada kabar darinya aku resah. Hingga aku percaya ini cinta. Aku tau
cinta ini bukan datang dengan tiba-tiba, tapi memang rasa ini adalah sebuah
anugerah darimu, Tuhan. Jika aku boleh meminta tolong, tolong jangan biarkan
rasa yang terlanjur ada ini menghilang begitu saja.
Aku tau kami hanya berjalan
berputar-putar tanpa punya tujuan, tapi aku yakin di setiap langkah yang kami
lalui ini akan selalu ada pelajaran hidup yang bisa kami dapatkan. Aku tau
jalan kami tak akan mudah, tak akan seindah yang kami harapkan karena keyakinan kami yang berbeda, tapi aku hanya percaya
dia tidak akan menyakitiku dan untuk sekarang ini, semua itu sudah cukup bagiku
untuk bertahan. Mempertahankan dia.
Dan jika pada akhirnya kami harus
terpisah, tolong jangan pisahkan kami dengan cara yang menyakitkan. Sebab aku
tak akan sanggup mengenang dia sebagai orang yang menyakiti atau tersakiti
selama sisa hidupku. Aku ingin mengenang dia sebagai orang yang aku sayang
seumur hidupku, aku tak ingin kehilangan dia.
Tuhan, maafkan aku jika terlalu
banyak meminta, tapi aku tau hanya kepadamu lah aku pantas untuk meminta-minta.
Terlepas itu Tuhan sudi mengabulkan permintaanku atau tidak, aku hanya bisa
berucap terimakasih. Terimakasih sudah menghadirkan dia ke dalam hidupku, aku
tak pernah menganggap ini adalah sebuah kesalahan, ini adalah anugerah. Bagiku,
dia adalah hadiah terindah yang kau
kirimkan untukku. Terimakasih, kini tinggal kamilah yang harus membuat akhir
cerita ini akan seperti apa.








0 komentar:
Posting Komentar