Pages

Jumat, 23 Oktober 2015

Kebiasaan – Kebiasaan Jelek Murid Ketika di Dalam Kelas

Kebiasaan – kebiasaan buruk murid ketika di dalam kelas :


1.       Kesiangan
Kesiangan adalah masalah klasik para pelajar, bahkan bukan hanya pelajar atau mahasiswa saja yang sering mengalami fenomena kesiangan ini, tapi orang – orang yang sudah bekerja pun selalu ada yang kesiangan. Yup, kesiangan sepertinya sudah menjadi masalah global yang mendunia, hal yang sepele tapi terkadang dampaknya sangat besar. So, mulai sekarang mari kita berlatih untuk selalu tepat waktu di setiap situasi dan kondisi apapun, apalagi untuk para pelajar sebaiknya jangan sampai kesiangan masuk sekolah ataupun masuk kelas ketika sehabis istirahat. Karena dengan kesiangan kita bisa dihukum oleh guru yang bersangkutan dan yang paling penting adalah kita bisa ketinggalan materi yang sedang dijelaskan oleh guru.
2.       Izin keluar kelas ketika pembelajaran sedang berlangsung
Ketika kita sedang belajar di kelas memang terkadang kita mendapat panggilan alam, baik itu ingin buang air kecil ataupun buang air besar dan semua itu tidak bisa dan memang tidak baik untuk ditahan. Oleh karena itulah hal ini bisa dijadikan alasan yang menarik untuk beberapa siswa. Misalnya ketika pembelajaran sedang berlangsung siswa minta izin mau ke toilet (kadang ada yang sampai diantar temannya) padahal tujuan mereka bukan ke toilet tapi ke kantin memenuhi panggilan cacing – cacing di perut yang sudah tidak kuat menahan sampai waktu istirahat. Jadi, seringnya izin untuk ke toilet itu disalahgunakan untuk hal – hal yang lain karena mungkin sudah penat berada di dalam kelas.
3.     Mengobrol ketika guru sedang menjelaskan materi
Entah kenapa ketika guru sedang menjelaskan di depan selalu saja ada siswa yang mengobrol dengan topic yang sama sekali tida ada hubungannya dengan materi pelajaran yang sedang berlangsung. Kalau murid perempuan biasanya mengobrolkan sinetron favorit yang mereka tonton semalam atau sekedar membahas gossip artis yang sedang nge hits, atau juga mengobrolkan masalah cinta mereka, mulai dari ngobrolin pacar sampa gebetan kakak kelas atau anak kelas sebelah. Sedangkan murid laki – laki biasanya topic obrolan mereka adalah seputar hasil pertandingan sepakbola atau tentang adik kelas yang cantik.
4.      Main HP ketika sedang belajar
Tidak dapat dipungkiri lagi di zaman yang sudah semakin modern ini hampir 99.99% siswa memiliki handphone. Hal itu tidak salah karena fungsi dari HP itu sendiri sangat banyak manfaatnya. Tapi yang jadi masalah adalah terkadang mereka memainkan HP mereka ketika pembelajaran sedang berlangsung dan itu tentu saja bisa menghambat proses sampainya materi pelajaran ke kepala mereka. Yang memperhatikan saja belum tentu bisa dan paham apalagi yang tidak memperhatikan dan  malah main HP. Disinilah ketegasan seorang guru itu diperlukan dan kesadaran dari diri masing – masing siswa, mereka sekolah itu tidak gratis tapi bayar.
5.      Tidur di kelas
Siswa yang tidur di kelas itu ada beberapa kemungkinan yang bisa menjadi penyebabnya. Mungkin dia sedang dalam kondisi kurang sehat atau semalam dia begadang entah apa alasannya mungkin nonton bola, nonton film atau tidak bisa tidur karena sedang galau yang mengakibatkan keesokan harinya mereka mengantuk sehigga ketiduran di kelas. Dan biasanya ketiduran atau sengaja tidur di kelas itu hanya bisa terjadi pada siswa yang duduk di jajaran bangku belakang, jarang sekali ada siswa yang ketiduran atau sengaja tidur di kelas di bangku jajaran depan.
6.      Mengganggu teman
Ketika kegiatan belajar dan mengajar sedang berlangsung di kelas biasanya selalu saja ada siswa yang bertingkah dan mengganggu temannya. Entah itu niatnya Cuma bercanda atau ada juga yang memang berniat mengganggu untuk membuat si teman kesal dan memberikan perlawanan sehingga suasana kelas menjadi kacau seperti yang dia harapkan.
7.     7Mencontek
Dan inilah masalah yang paling klasik di kalangan pelajar, yaitu mencontek ketika sedang mengerjakan soal latihan atau ulangan. Bahkan untuk urusan PR (pekerjaan rumah) yang tugasnya dibawa ke rumah dan dikerjakan di rumah pun mereka masih mencontek. Mencontek adalah kebiasaan kecil yang kalau dibiarkan terus menerus bisa berdampak buruk dan menjadi kebiasaan dan bisa terbawa terus sampai kehidupan mereka yang selanjutnya, baik ketika duduk di bangku kuliah ataupun ketika sudah bekerja. Bibit mencontek bisa menjadi bibit untuk melakukan korupsi. Karena itu, kegiatan mencontek yang sulit dihilangkan ini setidaknya harus dikurangi.


Mungkin itu saja beberapa masalah yang sering terjadi di kelas, sebenarnya masih banyak lagi hal – hal buruk lainnya yang sering terjadi di kelas. Ya kalau bisa sih kita jadi siswa yang biasa – biasa saja, tidak banyak bertingkah yang aneh – aneh tapi aktif dalam kegiatan belajar dan mengajar, tidak kesiangan dan selalu rajin belajar biar pintar tanpa mencontek. Kalau kita berusaha, kita pasti bisa. Hal utama yang harus kita lawan adalah rasa malas. J
Read more...

Cara Agar Gampang Dikenal dan Diingat oleh Guru / Dosen

Cara agar gampang dikenal dan diingat oleh guru / dosen :
Beberapa cara di bawah ini adalah cara yang sering saya lakukan dan yang saya amati dari semenjak duduk di bangku SD sampai bangku kuliah dan hasilnya cara ini berhasil membuat saya selalu dikenal guru atau dosen. Baiklah, ini dia beberapa cara tersebut :

1.       Sering kesiangan
Cara ini memang kurang baik, dan jujur saya sering kesiangan masuk kelas cuma pas lagi kuliah doang, ketika zaman osis dulu saya tidak pernah kesiangan. Serius deh :D
Kenapa sering kesiangan bisa membuat kita gampang dikenali? Yaiyalah karena kita masuk ke kelas ketika guru / dosen sudah masuk duluan jadi otomatis kita akan jadi pusat perhatian dan biasanya si guru / dosen akan menanyakan nama kita dan alasan kita kesiangan tapi ada juga dosen / guru yang cuek tidak bertanya apa – apa. Tapi kalau kesiangannya cuma sekali, itu belum cukup untuk membuat kita dikenal dan diingat, minimal kita harus 3 kali kesiangan. Cara ini sebaiknya jangan ditiru karena bisa mencoreng nama baik dan yang paling bahaya bisa membuat nilai kita jadi jelek. Hahaa
2.       Sering bertanya
Ketika pembelajaran sedang berlangsung dan ada hal yang tidak atau kurang kita pahami maka janganlah malu untuk bertanya. Bertanya tidak akan membuat kita terlihat bodoh, justru itu menunjukkan kalau kita mengikuti proses pembelajaran dan otak kita melakukan feedback atau umpan balik terhadap materi yang sedang dipelajari. Dan biasanya dosen / guru lebih menyukai pelajar yang kritis dan banyak bertanya daripada yang hanya diam saja terlihat mengerti padahala belum paham.
3.       Sering mengeluarkan pendapat / suara
Ketika di kelas sedang diadakan forum diskusi antar kelompok ataupun pribadi, kita harus sering atau minimal sekali saja mengeluarkan pendapat kita atas suatu masalah yang sedang diangkat. Jangan hanya bertanya dan minta pendapat kepada yang lain saja, sekali – sekali kita haru jadi yang mengemukakan pendapat atau sekedar menambahkan dan memperkuat pendapat orang lain. Dengan seringnya kita bersuara di kelas, maka otomatis dosen / guru pun akan semakin mudah mengenali dan mengingat kita mulai dari wajah sampai suaranya. So, jadilah pelajar yang aktif di kelas jangan jadi pelajar yang pasif.

Dan masih banyak lagi cara yang lainnya, tapi harus cara yang positif yah biar kita diingatnya sebagai peserta didik yang baik J
Read more...

Aku Harus Hemat

10/09/2015 13.05 wib


Hari ini ada hal yang membuat hatiku bergetar pilu tak karuan setelah tadi pagi sempat berbincang sebentar dengan seorang teman. Dia adalah teman sekelas kuliah dari sejak tahun 2012 silam, secara tidak sengaja tadi pagi kami mengobrol tentang borosnya uang bekal semenjak PPL karena banyaknya pengeluaran ini itu. Kemudian dia bercerita tentang bekalnya yang dari semester satu sampai sekarang semester 7 yang Cuma 200.000 per dua minggu karena dia pulangnya dua minggu sekali. Setelah aku bertanya bagaimana cara dia mengatur pengeluaran, diapun bercerita kalau biaya untuk makan sehari tidak boleh lebih dari 10.000, berarti kalau dua minggu biaya makan adalah 14 x 10.000 = 140.000 yang berarti masih ada sisa 60.000 dari bekalnya. Tau sendiri dong pengeluaran mahasiswa itu bukan Cuma urusan perut, tapi banyak sekali ini itunya. Harus motokopi inilah, harus ngeprint itulah, harus ngejilid tugas, harus bayar udunan ini udunan itu, belum lagi beli pulsa, beli sabun, sampo, odol, deterjen buat nyuci, beli kosmetik bedak DLL uang 60.000 untuk dua minggu mana cukup. Belum lagi dari uang 60.000 itu harus disisihkan untuk ongkos pulang sebesar 30.000, jadi sisa cadangan uang untuk keperluan lain – lain selain makan adalah 30.000. karena uang 30.000 untuk dua minggu itu tidak akan cukup, maka dia menyisihkan 2000 atau 1000 setiap harinya dari uang makan, kebayang doang uang makan 10.000 per hari aja rasanya tidak akan cukup dan itu masih harus disisihkan lagi sebagian. Rasanya aku pengen nangis mendengar ceritanya, aku gak nyangka di jaman sekarang ternyata masih ada orang yang seprihatin dia soal mengatur pengeluaran. Aku kira selama ini Cuma aku yang bekalnya paling sedikit dan kadang tidak cukup sampai waktu yang sudah dijatahkan, tapi ternyata ada yang bekalnya lebih sedikit dari aku tapi bisa memanage pengeluarannya dengan sangat teliti dan sistematis. Dia bilang kalau pengen sesuatu itu harus nabung dulu dari beberapa bulan sebelumnya makanya dia jarang beli baju, dalam hati aku berkata aku juga jarang beli baju tapi entah kenapa bekal tetap saja selalu habis. Sekarang aku memutuskan untuk mengikuti cara hidup hemat seperti temanku itu, aku pasti bisa !
Read more...